fbpx

Blog | GoSocial

Bisnis kuliner dan fashion adalah bisnis yang paling banyak dipilih dan digemari oleh pengusaha muda atau pebisnis pemula.

Bisnis kuliner dan fashion menjadi pilihan utama teratas dalam menunjang perekonomian keluarga atau bisa juga untuk menambah penghasilan (side job). Bisnis kuliner dan fashion begitu menjanjikan karena akan mempunyai pasarnya sendiri kemudian juga bisnis yang long sustainable.

Tapi dibalik itu ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing serta cara mempromosikannya yang berbeda.

Nah untuk itu Gogo mau kasih penjelasan mana yang paling menguntungkan antara bisnis kuliner atau bisnis fashion? Simak penjelasannya sampai akhir ya.

Bisnis Kuliner

unsplash.com

Ketika kamu ingin memulai usaha rasanya saran yang paling dekat kita dengar adalah merintis usaha atau bisnis kuliner karena produksinya bisa sendiri, mulai dari bahan bahannya hingga kemasannya semua bisa dilakukan secara mandiri.

Selain itu setiap manusia pasti membutuhkan makan dan minum serta bisnis kuliner mempunyai peluang lebih besar dalam meraih keuntungan.

Kelebihan Bisnis Kuliner

Tidak Repot dalam Menentukan Lokasi

Saat ini ketika kamu ingin membuka usaha atau bisnis kuliner apakah kamu memikirkan lokasi untuk berjualan? rasanya tidak. Sekarang hanya membutuhkan rumah atau dapur yang siap untuk menyajikan hidangan yang lezat untuk diberikan ke pelanggan. 

Semua kini serba online ada perusahan logistik atau ojek online yang siap membantu kamu. Apabila kamu ingin membuka secara offline atau gerobak kamu bisa membukanya di sekitar rumah. Mudah dan begitu menjanjikan.

Tidak Perlu Pusing Memikirkan Target Pasar

Semua orang membutuhkan makan. Itu keyword saat kamu ingin memulai bisnis kuliner tidak perlu lagi pusing memikirkan target siapa konsumen kamu. 

Mungkin target konsumen hanya terbelah dari sisi rasa, level, atau juga pedas atau tidak dan lainnya, selebihnya semua orang senang dengan makanan. Perlahan tapi pasti target pasar kamu akan terbentuk dengan sendirinya apabila kamu detail dalam menganalisis media sosial bisnis kamu dan kemudian memahami perilaku pelanggan yang akan kamu manjakan dengan mengabulkan keinginan pelanggan.

Perputaran Modal Lebih Cepat

Sama halnya seperti pada nomor dua bahwa keywordnya adalah semua orang membutuhkan makan, otomatis mereka membeli tanpa pikir panjang atau dengan jumlah yang banyak. Perputaran modal pun menjadi lebih cepat dan tentunya keuntungan bisa didapat.

Bisa Membuat Inovasi Tanpa Batas

Hal-hal viral di media sosial dalam bidang kuliner itu bikin kita ingin mencoba, ingin berkomentar bahkan rela untuk membelinya walau harganya mungkin mahal. 

Nah apabila kamu mempunyai bisnis kuliner, kamu ingin berinovasi apapun pasti akan diterima oleh pelanggan mungkin ada yang suka atau tidak suka, itu wajar, tapi inovasi dalam bidang kuliner terus berkembang. Jadi memudahkan branding dan promosi.

Kekurangan Bisnis Kuliner

Jumlah Saingan yang Banyak

Sudah bukan rahasia lagi kalau kita saja disarankan oleh orang terdekat kalau mau buka bisnis dan cepat mendapatkan untung yaitu bidang kuliner, mungkin diluaran sana juga demikian. 

Nah ini yang membuat bisnis pada bidang kuliner menjadi begitu banyak dan kamu harus siap bersaing bahkan produk pesaing sama dengan kamu.

Karena pada dasarnya makanan yang diketahui itu jenisnya terbatas dan itu itu saja. Kamu bisa ambil peluang tersebut untuk bisa mencoba berinovasi dan kreatif dalam mengembangkan produk.

Tidak Bisa Bertahan Lama

Beberapa makanan ada yang tidak bisa bertahan lama bahkan dalam rentang waktu yang singkat misalnya hanya bertahan satu hari. Dan ini menjadi kendala dari bisnis kuliner, selain itu beberapa bahan bahannya juga tidak bisa bertahan lama mungkin bisa cepat layu bahkan tidak layak digunakan dan lain sebagainya.

Jangkauan Terbatas

Mungkin dengan kemudahan online kita bisa membeli atau menjual ke berbagai daerah bahkan negara. Namun agak sulit bila pada bisnis kuliner. Bisnis kuliner hanya sanggup menjangkau sekitaran saja yang berdekatan. 

Karena makanan cepat saji lebih diminati dan cepat mendapatkan keuntungan dibanding makanan beku karena bisa saja pelanggan membelinya untuk stok mingguan atau bulanan, sedangkan cepat saji hanya untuk hari itu.

Membutuhkan Banyak Tenaga

Tidak dipungkiri bahwa bisnis kuliner membutuhkan tenaga yang banyak karena dari sisi pengolahannya, mempersiapkan bahan bahannya, kemudian pengemasannya dan lainnya yang membuat bisnis kuliner harus mempunyai orang atau karyawan yang banyak.

Apalagi keinginan pelanggan saat ini adalah tentang kecepatan dan ketepatan.

Cara Promosi Bisnis kuliner

pexels.com

Gunakan Media Sosial

Kita sudah tahu semua bahwa mempromosikan apapun termasuk bisnis lewat satu pintu ajaib yaitu media sosial. 

Kamu bisa memanfaatkan dengan berbagai platform media sosial yang ada.

Tapi media sosial jangan hanya tentang promosi atau menu baru, kamu harus bisa mengelola media sosial dan peningkatan followers. Kesulitan itu bisa diatasi dengan mudah oleh GoSocial yang mempunyai jasa Social Media Management Social Media Engagement.

Berikan Sampel Ke Sekitar

Bidang kuliner selain karena bantuan promosi di media sosial juga dari marketing mulut ke mulut. Kita percaya dengan orang terdekat yang sudah membeli sebuah produk dan mereka bercerita hingga akhirnya kita mencobanya. 

Apakah kamu mencoba produk tersebut karena produknya atau karena cerita dari orang terdekat kamu. Dan contoh yang paling sederhana adalah berikan sampel ke sekitar kamu secara gratis dan mereka akan menilai bagaimana produk kamu.

GunakanTagline yang Mudah Diingat

Bidang kuliner tidak hanya tentang kualitas makanan, harga atau rasa melainkan ada peran penting lainnya yaitu tagline yang mudah diingat oleh pelanggan.

Ketika mereka sudah ingat dengan tagline bisnis kamu maka mereka akan terbayang rasa makanan dari bisnis kamu. Coba buat dan tentukan tagline yang tepat untuk bisnis kamu agar mudah diingat oleh pelanggan.

Foto Produk

Estetika dan keindahan dari sebuah postingan makanan itu sangat menggiurkan.

Percaya atau tidak ketika kita melihat foto makanan yang bagus dan apalagi itu kesukaan kita rasanya kita menjadi lapar. Nah itu ternyata membuatnya kamu cukup mudah, karena GoSocial mempunyai jasa Foto Produk dengan harga terjangkau, kamu bisa cek disini.

Bisnis Fashion

unsplash.com

Bisnis fashion adalah bisnis yang memanjakan mata dan juga mengutamakan gaya atau lifestyle.

Bisnis fashion nyatanya juga bisa menjadi trend setter loh kalau kuliner bisa viral namun kemudian berlalu begitu saja tapi kalau fashion bisa menjadi pusat gaya anak muda untuk tampil keren dan tentunya modis.

Kelebihan Bisnis Fashion

Sifat Produk yang Tidak Basi atau Expired

Kita sudah mengetahui semua bahwa fashion atau lebih tepatnya pakaian itu tidak akan cepat basi.

Jadi tidak perlu khawatir dalam pengiriman atau hal lainnya sehingga tidak merasa merugi walau masih banyak stok setidaknya masih bisa dijual kembali, berbeda dengan kuliner yang mempunyai jangan waktu yang sudah ditentukan apakah masih layak atau sudah tidak layak.

Jangkauan yang Lebih Luas

Bila kamu memiliki bisnis fashion jangkauan kamu untuk mendapatkan pelanggan lebih besar, mereka akan mendapatkan pengalaman yang sama atau bahkan lebih.

Misalnya ketika ada trend kemeja flanel di ibu kota, mungkin daerah lain ingin sama seperti anak muda di ibu kota, maka mereka bisa membeli secara online dan mereka merasa tidak tertinggal oleh trend. Dengan begitu bisnis kamu bisa lebih cepat dikenal.

Menunjang Hobi

Saat ini fashion tidak jauh dari hobi atau bahkan kegiatan sehari hari. Misalnya kamu hobi jogging apakah kamu akan memakai baju yang seadanya kalau ada fashion yang menunjang dengan model dan warna yang trendi pasti kamu akan lebih semangat dalam menjalankan hobi, bukan!. Kerennya dapet hobi pun tetap jalan.

Banyak Peminat

Trend fashion terus berkembang dan semua orang ingin tampil beda dan keren. Selain itu juga fashion atau pakaian menjadi kebutuhan pokok selain makanan.

Maka dari itu fashion atau pakaian banyak diminati banyak orang dan juga tidak dibatasi oleh usia, dari anak anak sampai dewasa.

Tidak Lagi Harus Mempunyai Toko atau Offline

Sudah menjadi perbincangan umum kalau kamu mempunyai bisnis fashion itu bisa dirumah, dengan menggunakan media online. Kamu bisa fokus mempromosikan dan meningkatkan penjualan tanpa harus pusing memikirkan uang sewa toko.

Kekurangan Bisnis Fashion

Pelanggan Jarang Membeli

Kita sudah paham kalau pakaian itu tahan lama namun tahan lama itu nyatanya menjadi sebuah kekurangan dari pebisnis karena pelanggan mungkin rata-rata jarang membeli pakaian.

Kebutuhan fashion bukanlah kebutuhan yang mendesak. Seperti kutipan lirik lagu yang berjudul Baju baru “baju baru alhamdulilah tuk dipakai di hari raya, tak punya pun tak apa apa, masih ada baju yang lama”

Membutuhkan Modal yang Besar

Bisnis fashion mengharuskan kamu untuk mempunyai modal awal yang besar untuk menyiapkan produk, baik kamu bekerja sama dengan distributor atau bahkan kamu menjahitnya sendiri.

Butuh banyak modal yang harus dikeluarkan, termasuk juga modal untuk marketing, kamu mungkin dianjurkan untuk menggunakan model atau bahkan influencer dalam meningkatkan penjualan.

Persaingan yang Ketat

Di setiap bisnis mempunyai persaingan sendiri, namun agak berbeda dari bisnis fashion yang terus bertambah dan mempunyai persaingan yang begitu ketat.

Persaingan tidak hanya dengan bisnis online atau offline melainkan perusahaan besar yang bergerak pada bidang fashion.

Cepatnya Perubahan Trend Fashion (Fast Fashion)

Trend memang tidak bisa dibohongi hal-hal baru dan menjadi percakapan banyak orang membuat fashion terus berkembang dan terus menciptakan trend fashion terbaru, khususnya untuk anak muda dan pakaian yang lama akhirnya akan menjadi sia sia.

Cara Promosi Bisnis Fashion

unsplash.com

Daftarkan Pada Marketplace

Beberapa marketplace yang kita kenal ada yang memang fokus memasarkan, membantu dan terpusat hanya pada fashion, kamu bisa mendaftarkan bisnis kamu. Namun kamu juga harus membuka pintu lainnya yaitu mendaftarkan juga ke marketplace lainnya.

Social Media Marketing

Tidak lain tidak bukan adalah promosi menggunakan media sosial. Namun untuk bisnis fashion kamu harus lebih detail, seperti media sosial apa yang cocok, kemudian kamu tentukan siapa target kamu lalu manfaatkan ads, buat content yang relevan, analisis kompetitor dan lainnya.

Itu belum seberapa sebenarnya masih banyak tahap selanjutnya tapi daripada pusing serahkan saja dengan kami GoSocial yang bisa membantu kamu dalam Social Media Management Social Media Engagement.

Gunakan Website

Menggunakan website adalah hal yang tepat untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan dan untuk brand awareness. Jangan hanya terpaku dengan marketplace. Website bisa leluasa dalam memberikan pilihan produk fashion untuk pelanggan kamu, seperti bisa membuat katalog lebih banyak dan lebih percaya diri untuk bersaing dengan kompetitor.

Pilih Model yang Tepat

Model tidak selalu menggunakan influencer atau yang mempunyai nama besar. Sesuaikan saja dengan keuangan bisnis kamu dan target pasar kamu.

Misalnya target produk fashion hijab dengan kelompok usia muda atau milenial, maka kamu harus mencari model yang masuk kelompok milenial.

Background Foto Putih

Kita sering melihat kalau memfoto produk fashion dengan model kadang mengharuskan untuk berada di luar ruangan. Tapi rasanya tidak memungkinkan di masa pandemi seperti ini. 

Kamu bisa menggunakan studio atau ruangan dengan background putih agar produk lebih mencolok dan menonjolkan produk kamu pada katalog.

Sepertinya itu sulit dan hanya bisnis yang memiliki modal besar saja yang bisa melakukannya, tapi tenang, GoSocial sebagai creative digital agency menyediakan foto yang profesional dengan harga yang terjangkau.

Promosi dengan Cerita

Cerita dibalik pembuatan suatu usaha atau bisnis menjadi bumbu tersendiri dan bisa menggerakkan pelanggan untuk membeli produk.

Seperti brand Fashion Lokal, Sejauh Mata Memandang yang mempunyai kepedulian limbah fashion dan mengajak untuk mendaur ulang. Selain keuntungan yang didapat kamu juga bisa memberikan cerita bagi pelanggan.

Demikian penjelasan singkat perbandingan antara bisnis kuliner dan bisnis fashion. Bisnis apapun sebenarnya bisa mendapatkan keuntungan namun mungkin kita yang belum paham memulainya, mengelolanya dan strateginya.

Ketika kamu sudah menemukan polanya maka bukan tidak mungkin bisnis atau usaha kamu akan berkembang dan maju.

Selamat memilih, memulai dan berproses.

Comments to: Bisnis Kuliner atau Fashion? Mana yang Paling Cuan?

Your email address will not be published.

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Artikel terbaru lainnya

Artikel terkait

Trending

Daftar Isi1 Yuk, Melihat Fakta Peningkatan UMKM Go Digital !2 Apakah Peningkatan Ini Tergolong Besar ?3 Lalu, Apa Faktor UMKM Lamban Go Digital ?3.1 Sumber Daya Manusia UMKM3.2 Modal UMKM3.3 Menejemen Waktu UMKM3.4 Minimnya Sumber Daya Penunjang Halo SocioZen ! Satu tahun lebih berlalu, pandemi covid-19  memberikan banyak cerita baru dalam berbagai sektor kehidupan. Salah […]

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.