fbpx

Blog | GoSocial

Ketika kamu terjun ke dalam bisnis atau berwirausaha maka yang hal yang paling krusial untuk bisa bertahan adalah bagaimana meraih keuntungan atau tingkat penjualan yang tinggi.

Sebagai pebisnis kamu tidak hanya berkutat pada target penjualan, kualitas produk atau bahkan promosi. Hal yang paling mendasar adalah target siapa pasar kamu dan bagaimana mengenal perilaku konsumen.

Sama seperti kamu ingin pendekatan dengan seseorang pastinya kamu mengenal karakternya dahulu, pribadinya dan akhirnya kamu menyatakan perasaan kamu kepadanya. Sama seperti bisnis yang akan menuju tujuan utama yaitu mendapatkan keuntungan.

Namun ada proses pengenalan dengan target pasar atau perilaku konsumen yang pastinya setiap konsumen berbeda beda dan kamu sebagai pebisnis dituntut untuk memahami perilaku setiap konsumen.

Pengertian Perilaku Konsumen

pexels.com

Perilaku konsumen adalah mengenai studi tentang bagaimana individu memilih dan menggunakan produk dan layanan. Ini sangat berkaitan dengan psikologis motivasi dan perilaku.

Kemudian dilansir dari brandwatch.com ada studi tentang perilaku konsumen seperti berikut.

  • Bagaimana konsumen berpikir, merasakan dan memahami merek, produk dan layanan.
  • Bagaimana konsumen menalar, memilih dan membandingkan dengan produk lain.
  • Bagaimana konsumen bisa dipengaruhi oleh lingkungan mereka (teman, budaya dan media).
  • Bagaimana promosi produk dapat mempengaruhi konsumen dalam membeli.

Tipe Tipe Konsumen

unsplash.com

Perilaku Kompleks (Complex Buying Behavior)

Perilaku ini adalah konsumen yang membeli produk yang mahal dan untuk berinvestasi jangka panjang. Mereka juga meneliti hingga mendasar, bertanya dengan teman, keluarga hingga para ahli sebelum membeli suatu produk. Mengapa? Karena uang yang dikeluarkan begitu besar dan resikonya pun besar pula jadi harus men-detail.

Perilaku yang Terbiasa Membeli (Habitual Buying Behavior)

Perilaku konsumen yang satu ini adalah mereka yang tidak lagi memikirkan apa mereknya, bagaimana produknya dan berapa harganya. Karena mereka sudah terbiasa untuk membeli. Biasanya ini adalah produk rumah tangga atau yang sering dipakai sehari-hari sehingga mereka sudah percaya.

Perilaku yang Dipengaruhi Oleh Merek (Dissonance Buying Behavior)

Perilaku konsumen yang ketiga ini adalah konsumen yang dipengaruhi oleh merek karena mereka tidak mempunyai pilihan dalam memilih atau waktu yang terbatas, harga yang tinggi, dan riset yang kurang. Akhirnya mereka membeli yang sudah diketahui saja. 

Ini mirip seperti nomer dua, namun disini konsumen merasa kebingungan karena dipengaruhi oleh merek yang telah gunakan.

Perilaku yang Mencari Variasi pada Produk (Variety Seeking Behavior)

Perilaku yang satu ini adalah konsumen yang mungkin bisa dibilang royal dengan produk, mereka berani untuk mencari atau mencoba hal-hal baru dan konsumen seperti ini bisa kamu ajak untuk mencoba pada percobaan perkembangan produk atau bisnis kamu.

Bisa dibilang perilaku konsumen ini adalah perilaku yang penasaran dan membeli tanpa ada niat kebutuhan.

Menganalisis Perilaku Konsumen

Media Sosial

Kamu bisa mengetahui perilaku konsumen dari komentar, pesan yang masuk sampai seberapa besar mereka men-share content kamu. Kamu bisa menganalisis perilaku konsumen dari analisis media sosial.

Survei Online

Survei online dengan iming-iming hadiah bisa kamu gunakan untuk mengetahui bagaimana konsumen melihat produk kamu dan memahami perilakunya lebih dalam.

Cek Berkala pada Review

Review bisa menjadi acuan bagaimana produk kamu dilihat dan dirasakan oleh konsumen, review yang masuk bisa menjadi saran untuk memperbaiki dan mengembangkan produk atau bisnis kamu.

Buka Q&A

Fitur tanya jawab baik di media sosial atau di sebuah situs bisa kamu gunakan untuk memahami perilaku konsumen, kemudian dari jawaban mereka kamu bisa mengetahui bagaimana konsumen melihat produk kamu.

Google Analytics

Google Analytics bisa membantu mengetahui lebih rinci seperti demografi, minat dan lainnya yang bisa kamu gunakan untuk analisis perilaku konsumen.

Pentingnya Memahami Perilaku Konsumen dalam Bisnis

unsplash.com

Mempertahankan Bisnis

Kini bisnis semakin ketat salah langkah sedikit atau service kamu yang kurang baik bisnis kamu bisa ditinggalkan oleh konsumen hanya dalam hitungan detik apalagi era media sosial sekarang ini.

Itu kenapa ketika kamu sudah mengetahui perilaku konsumen, kamu bisa mempertahankan mereka untuk tetap setia dan menyesuaikan apa yang mereka inginkan. Karena konsumen adalah raja.

Mengembangkan Bisnis

Saran atau masukan dari setiap konsumen itu sangat berarti. Harus ada komplain yang masuk untuk bisa mengembangkan bisnis jangan sampai pada zona nyaman. Perilaku konsumen akan terus berubah kita harus mengikuti perubahan dan perkembangan tersebut.

Memahami Setiap Konsumen

Setiap manusia itu berbeda beda. Semakin bertumbuh mereka maka mereka akan semakin berkembang. Jadi kita harus melihat perubahan atau pertumbuhan dari konsumen agar tetap relevan sehingga mereka tidak meninggalkan produk atau bisnis kamu.

Merancang Strategi Marketing Lebih Matang

Ketika target sudah ditentukan selanjutnya untuk memulai strategi marketing akan semakin terarah. Promosi akan bisa lebih dicerna oleh konsumen.

Agar Mampu Bersaing dengan Kompetitor

Bisnis selain memperebutkan keuntungan juga harus bersaing dengan kompetitor apalagi bila pesaing memiliki produk yang sama.

Perilaku konsumen mempengaruhi bagaimana produk berbicara di pasar karena konsumen punya andil besar dalam memilih dan membeli. Kita sebagai pebisnis harus memberikan saran yang terbaik dan memberikan jawaban mengapa produk kamu yang terbaik dari yang lain.

Cara Memahami Perilaku Konsumen

unsplash.com

Kenali Lebih dalam Siapa Konsumen Kamu

Ketika kamu sudah mengetahui perilaku konsumen, kamu harus bisa mengenalnya lebih dalam. Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa di era digital ini perubahan trend dan manusia itu bisa secepat kedipan mata.

Menggali Apa yang Diinginkan Konsumen

Ketika telah melakukan analisis kamu bisa menggali apa yang mereka inginkan dan butuhkan. Kemudian bisa membuat informasi, content dan lainnya untuk bisa memberikan jawaban atas permasalahan yang konsumen alami.

Mengetahui Bagaimana Konsumen Menilai Produk

Ketika ada satu komentar yang kurang baik dari konsumen kamu bisa bertanya dengan tim apakah ada yang salah dari bisnis atau produk kamu? Misalnya dari sisi harga, kualitas produk, service, foto yang tidak sesuai atau apapun.

Cepat lakukan perbaikan, persepsi seperti ini bisa menurunkan produk atau bisnis di papan persaingan. Jadi usahakan bisa mendapatkan persepsi yang baik dari konsumen.

Analisis Setiap Content

Content yang di-publish pastinya sudah melewati proses analisis lalu bila hasil yang didapat kurang memuaskan kamu bisa evaluasi mengapa itu bisa terjadi. Lakukan yang terbaik agar content yang dibuat dapat memberikan solusi bagi konsumen.

Tanamkan Mindset Sebagai Konsumen

Posisikan kamu sebagai konsumen dan saat melihat produk atau bisnis kamu apa komentar yang keluar dari kamu? 

Dari sini kamu bisa terus memperbaiki bisnis atau produk kamu. Tanyakan juga pada orang lain diluar tim, teman atau keluarga. Sebaiknya orang tidak sama sekali kamu kenal, itu bisa menjadi nilai tambah yang baik.

Nah itu dia rangkuman sederhana dari Gogo mengenai perilaku konsumen yang bisa meningkatkan bisnis kamu lebih cepat. Setelah memahami perilaku konsumen pada bisnis ada langkah selanjutnya dalam strategi marketing yaitu membuat branding dari sisi desain dan tentunya media sosial.

GoSocial bisa membantu kamu dalam menguatkan branding dengan jasa Branding & Design dan juga pengelolaan Social media Management & Social Media Engagement.

Apakah kamu sudah siap untuk menaiki tangga persaingan pada bisnis?

Informasi lebih lengkap kamu bisa cek disini atau Follow Instagram kami GoSocial.id

Comments to: Cara Memahami Perilaku Konsumen Agar Bisnis Semakin Berkembang

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Artikel terbaru lainnya

Artikel terkait

Trending

Daftar Isi1 Yuk, Melihat Fakta Peningkatan UMKM Go Digital !2 Apakah Peningkatan Ini Tergolong Besar ?3 Lalu, Apa Faktor UMKM Lamban Go Digital ?3.1 Sumber Daya Manusia UMKM3.2 Modal UMKM3.3 Menejemen Waktu UMKM3.4 Minimnya Sumber Daya Penunjang Halo SocioZen ! Satu tahun lebih berlalu, pandemi covid-19  memberikan banyak cerita baru dalam berbagai sektor kehidupan. Salah […]

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.