fbpx

Blog | GoSocial

Salah satu strategi agar bisa menarik audience membaca blog bisnismu, yaitu dengan menggunakan call to action

Call to action menjadi salah satu tips jitu dalam dunia content marketing untuk bisa menarik banyak audiens agar tersugesti terhadap bisnismu. Cara ini sudah menjadi strategi yang sangat umum digunakan oleh para pebisnis yang berkecimpung di dunia digital. Namun, masih banyak juga pebisnis yang kurang memperhatikan strategi ini sehingga bisa memperkecil potensi ketertarikan audiens. 

Kamu perlu untuk memperhatikan strategi call to action ini, agar bisa memaksimalkan development business dari pembuatan blog di website bisnismu. Dengan memperhatikan strategi ini, bisa menjadi potensi untuk memaksimalkan promosi dari media blog website. Yuk simak penjelasan selengkapnya !

Apa Sih Call To Action Itu ?

Pexel

Call to action (CTA) adalah suatu kalimat yang bertujuan untuk mensugesti pembaca untuk melakukan sesuatu. Dalam dunia digital marketing, call to action ini bisa digunakan dalam berbagai media pemasaran. Biasanya digunakan pada blog website, selebaran promosi, konten media sosial ataupun email marketing. 

Melalui kalimat call to action, kamu bisa lebih berpotensi menarik sugesti audiens karena secara tidak langsung akan terpengaruh dari kalimat yang dibaca. Dan salah satu contoh call to action dalam artikel yaitu kalimat “Baca selengkapnya”.

Selain itu, juga banyak contoh kalimat lainnya yang bisa kamu gunakan agar bisa memaksimalkan blog website bisnismu. Tapi, tentunya kamu juga perlu menyesuaikan dengan pembahasan blog yang dibuat & kebutuhan potensi dari adanya call to action

Gimana Sih Strategi Call To Action ?

Pexel
  1. Awali Call To Action dengan kalimat perintah

Agar bisa mensugesti pembaca untuk melakukan sesuatu, maka kalimat yang dituliskan harusnya jelas. Kamu bisa langsung menggunakan kalimat perintah agar pembaca langsung tersugesti untuk menindaklanjuti apa yang kamu tujukan. Tapi, tentunya untuk membuat kalimat perintah ini tidak bisa asalan agar tujuan dari call to action bisa tercapai. Misalkan : “Kamu bisa mendapatkan promo fantastis dari kami dengan klik di sini”, dibandingkan “Mau mendapatkan promo ? Langsung klik ini”. Dari dua kalimat tersebut pastinya kamu tahu mana yang paling efektif dan mensugesti pembaca. 

  1. Buatlah kalimat semenarik mungkin

Karena strategi call to action ini sudah banyak digunakan oleh para pebisnis, maka kamu perlu untuk memutar otak agar kalimat yang diberikan bisa semenarik mungkin dibandingkan dengan kompetitor bisnismu. Hal ini sebab, jika call to action yang kamu berikan biasa aja atau sudah banyak digunakan, maka akan kecil kemungkinannya bisa menarik sugesti audiens. Misalkan : “Beli sekarang juga, dan dapatkan promonya !”, bisa kamu ganti dengan kalimat “Jangan mau sia-siakan kesempatan promo ini ya !”. Nah dari dua kalimat itu, pada kalimat yang pertama sudah sering digunakan oleh pebisnis untuk memberikan call to action. Sehingga kamu perlu merubahnya menjadi semenarik mungkin. 

  1. Kamu juga bisa membuat kalimat yang menunjukkan manfaat bagi pembaca

Selain memberikan kalimat perintah, kamu juga bisa menuliskan kalimat call to action dengan cara lainnya. Salah satunya dengan kalimat kebermanfaatan. Kalimat ini juga bisa berpotensi untuk menarik sugesti pembaca, karena audiens akan cenderung tertarik dengan tulisan yang memberikan feedback bagi dirinya. Misalkan saja, “Daftar sekarang ! Dapatkan potongan harga hingga 50%”. Dari contoh kalimat ini menunjukkan keuntungan audiens jika segera mendaftar layanan dari bisnismu. Sehingga akan cenderung bisa menarik audiens. 

  1. Buatlah strategi limit

Jika kamu sedang mengadakan promo atau diskon, maka buatlah dengan waktu yang singkat atau kuantitas yang terbatas. Karena dengan ini, audiens akan cenderung bertindak secara cepat agar tidak ketinggalan dari promo atau diskon yang kamu buat. Melalui kalimat yang menunjukkan bahwa promo terbatas, maka bisa berpotensi pembaca akan segera menindaklanjuti ajakan tersebut. Misalkan : “Jangan mau kelewat ! Diskon hanya hari ini saja”.

  1. Berikan kesempatan memilih 

Kadangkala terdapat audiens yang merasa risih atau enggan dengan kalimat call to action, karena dirasa cenderung bersifat memaksa. Oleh karena itu, kamu juga bisa mensugesti dengan memberikan kesempatan menjawab dan memberikan pilihan jawaban atas kalimat perintah yang dituliskan. Misalkan : “Coba trik ini agar penjualan bisnismu bisa meningkat”, kami bisa memberikan pilihan jawaban “Baik, saya akan mencoba” atau “Tidak, saya sudah pernah mencobanya”. 

Nah itulah beberapa strategi jitu yang bisa kamu gunakan untuk menyusun kalimat call to action yang tepat dan bisa menarik sugesti pelanggan. Jika banyak pelanggan yang tersugesti dengan ajakanmu dalam sebuah tulisan atau konten bisnismu, maka bisa berpotensi meningkatkan kepercayaan dan engagement dari audiens. 

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan strategi digital marketing yang lainnya untuk meningkatkan penjualan bisnismu. Kamu bisa menggunakan berbagai layanan GoSocial dan dapatkan banyak strategi jitu lainnya ! 

Comments to: Inilah Strategi Call To Action Untuk Meningkatkan Bisnismu

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Artikel terbaru lainnya

Artikel terkait

Trending

Daftar Isi1 Yuk, Melihat Fakta Peningkatan UMKM Go Digital !2 Apakah Peningkatan Ini Tergolong Besar ?3 Lalu, Apa Faktor UMKM Lamban Go Digital ?3.1 Sumber Daya Manusia UMKM3.2 Modal UMKM3.3 Menejemen Waktu UMKM3.4 Minimnya Sumber Daya Penunjang Halo SocioZen ! Satu tahun lebih berlalu, pandemi covid-19  memberikan banyak cerita baru dalam berbagai sektor kehidupan. Salah […]

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.