fbpx

Blog | GoSocial

Ketika kamu mempunyai suatu usaha atau bisnis apa hal pertama yang kamu lakukan untuk memasarkan produk? Pasti memperkenalkan kepada orang orang terdekat lewat media sosial entah pribadi atau media sosial khusus bisnis kamu.

Media sosial yang dahulu hanya untuk bersosialisasi dengan orang lain kini berkembang menjadi wadah atau tempat dalam berbisnis bahkan kita melihat banyak online shop juga mempromosikan produknya di media sosial.

Dalam bisnis tentunya tidak hanya tentang mempromosikan produk atau bisnis dan mendapatkan keuntungan, tidak semudah itu. Dalam pemasaran ada sebuah metode dalam mempromosikan produk atau bisnis kamu. Metode yang sering digunakan sekarang adalah teknik Soft Selling.

Apa itu Teknik Soft Selling

Dilansir dari investopedia.com teknik soft selling adalah teknik penjualan dengan persuasif dan pendekatan bahasa yang halus, ini mungkin tidak menghasilkan keuntungan saat pertama kali produk diluncurkan tetapi membantu dalam mendorong penjualan berulang serta membantu branding awareness pada produk atau bisnis kamu.

Perbedaan Soft Selling dan Hard Selling

Menurut blog.hubspot.com soft selling berfokus dengan persuasi halus agar pelanggan melakukan pembelian. Hard selling begitu menekan pelanggan agar membeli produk secepatnya.

Media Sosial dan Soft Selling

unsplash.com

Kita semua pasti percaya dan mengerti kalau pelanggan itu harus di kejar dan tentunya ada target dalam penjualan yang goal-nya adalah membeli produk yang kamu jual. Namun jangan hanya terpaku pada sebuah target tapi bagaimana cara mendekati hati pelanggan.

Yap, kecocokan antara media sosial dan soft selling dalam memajukan bisnis memang begitu cocok.

Mungkin awalnya sebuah brand atau bisnis belum begitu terkenal namun saat melakukan teknik soft selling dengan membuat content yang menarik perlahan brand tersebut mulai naik ke permukaan dan dilirik oleh para pelanggan. 

Dari content lalu penasaran ke brand atau produk. Itu salah satu contoh keunggulan dari teknik soft selling.

Mungkin tidak semua cocok menggunakan teknik soft selling dalam berbisnis dan ada teknik lain yang bernama hard selling. Hard selling cocok untuk sebuah perusahaan atau bisnis yang memasarkan produknya dengan target penjualan yang begitu ketat.

Kelebihan Teknik Soft Selling dalam Mengembangkan Bisnis

unsplash.com

Bisa Membangun Kepercayaan dari Pelanggan dalam Jangka Panjang

Kepercayaan adalah hal yang paling utama, salah sedikit atau tidak sesuai ekspektasi pelanggan maka mereka akan pergi. Teknik soft selling bisa membuat kepercayaan besar dari pelanggan. Produk terkenal laris manis dan bertahan lama itu sudah mendapat kepercayaan dari konsumen. Contohnya AQUA, kalian lebih sering bilang air mineral atau AQUA saat memesan minum.

Membangun Reputasi Bisnis

Seperti kepercayaan, reputasi juga berkembang dari pengalaman para pelanggan dalam melihat produk bahkan di dalam media sosial mereka melihat bagaimana keaktifan media sosial, pelayanan yang diberikan dari bisnis kamu, isi komentar dan juga review dari para pelanggan. Soft selling bisa membangun reputasi bisnis kamu lebih bagus.

Pelanggan tidak Merasa Dipaksa atau Terganggu

Bila kita bicara secara offline kamu pernah diberhentikan oleh sales saat berjalan di mall dan menawarkan sebuah parfum untuk membelinya, sudah pasti kalian akan menolak dan malas untuk menanggapi.

Sama halnya bila secara online yang tiba-tiba saja kamu ditawarkan untuk membeli suatu barang. Ini mengapa teknik soft selling yang persuasif bisa membantu calon pelanggan dalam memenuhi kebutuhannya. Mereka tidak merasa terganggu bahkan datang menghampiri produk kamu dan mereka merekomendasikan produk kamu secara sukarela kepada orang terdekatnya, menyenangkan bukan.

Tips menggunakan Soft Selling dalam Bisnis

unsplash.com

Tentukan Segmentasi Pasar

Ini bukan hal baru dalam memulai atau mengembangkan bisnis. Tentukan target pasar produk kamu kepada siapa produk kamu ingin dijual? Dari sini kamu bisa memahami konsep promosi seperti apa yang akan kamu gunakan.

Gunakan Kalimat yang Sederhana Namun Menarik

Kalimat singkat tapi unik itu sangat bisa diingat oleh kita dan tertanam. Contoh kalimat baper. Itu semua orang pasti tahu, singkat, unik, jelas dan semua orang memahaminya.

Atau misal kamu menjual sebuah kamera, kamu bisa membuat kalimat kalau hasil jepretan itu viral dan di bagian akhir kamu bisa memasukkan produk kamera kamu.

Menyisipkan Value di dalam Content

Jangan selalu mempromosikan produk tapi coba berikan manfaat atau value dari produk kamu. Contoh, kamu menjual sebuah kaos/t-shirt kamu bisa memberikan fakta-fakta unik atau kesehatan tanpa menyebut merek produk kamu secara gamblang.

Dari sini calon pelanggan akan mendapatkan pengetahuan dari content yang disampaikan dan akhirnya mengenal produk kamu.

Membuat Campaign yang Berhubungan Dengan Bisnis

Campaign yang berhubungan bisa membuat calon pelanggan mengingat brand kamu. Contoh, kamu menjual produk sarung, maka kamu bisa memanfaatkan hari besar Idul Fitri dan bulan Ramadhan untuk membuat content yang menarik.

Selain produk kamu makin dikenal, ada nilai istimewa atau kesan tersendiri yang didapatkan dari calon pelanggan.

Membuat Content yang Berkualitas

Content is king. Itulah ungkapan yang saat ini familiar didengar. Jangan remehkan dalam membuat content karena content adalah sampul dari brand atau produk. 

Buatlah content yang unik, bisa dari blog, video, media sosial dan lainnya yang bisa kamu pasarkan. Tapi ingat jangan selalu menyebut produk kamu pelanggan akan bosan. Namun tidak lupa untuk tetap menyisipkan link atau logo produk kamu ya.

Nah sekarang kamu sudah tahu kan tentang teknik soft selling dan manfaat yang bisa kamu dapatkan. Tapi kamu masih ragu atau rasanya teknik soft selling prosesnya itu ribet dan lama.

Jangan khawatir GoSocial akan membantu kamu dalam meningkatkan bisnis karena kami adalah ahlinya dalam Jasa Social Media Management dan Digital Marketing.

Nggak perlu bingung apalagi kekeringan ide promosi, serahkan pada kami. Gosocial.

Info selengkapnya bisa kamu cek di Instagram GoSocial.id

Comments to: Teknik Soft Selling di Media Sosial, Agar Bisnis Semakin Cuan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Artikel terbaru lainnya

Artikel terkait

Trending

Daftar Isi1 Yuk, Melihat Fakta Peningkatan UMKM Go Digital !2 Apakah Peningkatan Ini Tergolong Besar ?3 Lalu, Apa Faktor UMKM Lamban Go Digital ?3.1 Sumber Daya Manusia UMKM3.2 Modal UMKM3.3 Menejemen Waktu UMKM3.4 Minimnya Sumber Daya Penunjang Halo SocioZen ! Satu tahun lebih berlalu, pandemi covid-19  memberikan banyak cerita baru dalam berbagai sektor kehidupan. Salah […]

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.