Blog | GoSocial

Memulai berjualan dan ingin punya penghasilan sendiri, ini adalah sebuah niatan yang sangat bagus, ya. Ide-ide yang muncul di kepala bisa banget kamu upayakan untuk dijadiin bisnis. Apalagi sekarang berjualan sangat dimudahkan dengan adanya media sosial. Cukup modal kuota internet, dalam hitungan detik promosi jualanmu bisa dilihat banyak orang.

Namun, sebelum ngenalin produkmu di media sosial, kamu perlu tahu dulu siapa target pasarmu. Dengan begitu kamu bisa memilih media sosial apa yang cocok buat bisnismu. Lalu, merencanakan promosi yang tepat agar pelangganmu semakin naik. 

Bagaimana ya cara menentukan target pasar dalam bisnis kita? Yuk simak penjelasannya di bawah ini:

Apa Itu Target Pasar?

Sumber: Pixabay.com

Target pasar adalah aktivitas yang kita lakukan untuk mengelompokkan calon pembeli berdasarkan segmentasi pasar. Apa sih itu segmentasi pasar? Segmentasi pasar berhubungan dengan menentukan karakteristik konsumen sesuai dengan kebutuhannya. Dengan begitu produk apa yang akan kamu jual bisa dengan mudah dicocokkan kepada siapa yang membutuhkannya.

Untuk Apa Adanya Target Pasar?

Ketika kamu sudah tahu siapa yang membutuhkan produk atau jasa dalam bisnismu, kamu bisa menentukan cara yang efektif untuk pemasaran bisnismu. Misalnya untuk cara promosi, penetapan harga, juga konten yang akan dibagikan di media sosialmu.

Berlanjut lagi ketika kamu sudah tahu bakalan seperti apa promosimu. Ini adalah waktu yang tepat untuk membrand dan memcampaign bisnismu sendiri agar semakin cocok dengan target pasarmu.

Saatnya Tentukan Target Pasarmu

Sumber: Pixabay.com

Menentukan target pasar itu seperti kamu akan berkenalan dengan seseorang. Kenali setiap konsumen berdasarkan tiga hal berikut ini:

1. Segmentasi Demografis

Segmentasi demografis mencakup hal-hal di bawah ini:

  • Jenis Kelamin
  • Usia
  • Tingkat Pendidikan
  • Tingkat Pendapatan

Contohnya, jika kamu mempunyai bisnis make up untuk remaja, kamu akan memfokuskan promosi untuk para wanita dengan rentang usia 17-25 tahun. Dengan harga yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi remaja. Begitu pula untuk jenis produk yang lain, jika target pasarmu pria, pasti akan mempunyai kebutuhan yang berbeda lagi.

2. Segmentasi Geografis

Segmentasi ini dikelompokkan berdasarkan lingkungan wilayah atau tempat konsumen. Kebutuhan yang dibutuhkan orang-orang yang tinggal di kota akan berbeda dengan mereka yang tinggal di pedesaan. Kamu bisa menyesuaikan bisnismu berdasarkan klasifikasi wilayah ini. Misalnya, jika kamu mempunyai produk seputar perkebunan, alangkah lebih tepatnya kamu menargetkan itu untuk orang-orang yang bukan di kawasan kota.

3. Segmentasi Psikografis

Segmentasi psikografis adalah cara kamu mengenal lebih dalam konsumen berdasarkan kelas ekonomi, kepribadian, dan juga gaya hidup. Pahami bagaimana cara mereka berbelanja apakah lebih suka offline atau online, juga ketertarikan untuk membeli apa. 

Segmentasi ini menerapkan teori bahwa ketika seseorang memilih produk atau jasa, hal ini dipengaruhi pula oleh gaya hidup dan juga pendapatan atau kelas ekonominya.

Apa yang Dilakukan Setelah Menentukan Target Pasar?

Sumber: Pixabay.com

1. Tentukan Apa yang Akan Kamu Jual

Setelah melakukan riset berdasarkan segmentasi tersebut, kamu sudah bisa menentukan produk atau jasa apa yang akan kamu jual. Kamu pun harus menyiapkan apa kelebihan dari produkmu agar bisa bersaing dengan kompetitormu.

2. Luncurkan Media Sosial

Saatnya bisnismu diluncurkan di media sosial. Ketika sudah tahu target pasarmu, sesuaikan cara promosi dan isi konten media sosialmu berdasarkan konsumenmu ya. Apalagi jika target pasarmu adalah kaum milenial, kamu wajib banget untuk menggiring mereka menjadi audience di media sosialmu.

Pilih Media Sosialmu

Sumber: Pixabay.com

Setelah tahu target pasarmu, sekarang saatnya kamu memilih media sosial yang tepat untuk bisnismu. Ada beberapa catatan yang perlu kamu ketahui:

  • Jika targetmu adalah remaja, kamu bisa memilih media sosial yang mengutamakan penampilan video seperti Vine, Snapchat, YouTube. Tak ketinggalan ada TikTok yang mempunyai vitur video singkat yang sangat cocok untuk milenial. Di sisi lain ada juga Instagram, Pinterest yang menonjolkan visual seperti foto dan video. 
  • Jika targetmu adalah kaum profesional dan para pebisnis maka jaringan profesional seperti LinkedIn akan sangat membantu bisnismu.
  • Jika target selanjutnya adalah mereka yang tinggal di luar kota besar, Facebook menjadi sarana yang efektif. Facebook mempunyai pengguna 2,7 miliar pengguna di seluruh dunia. Platform ini juga termasuk yang paling banyak digunakan orang Indonesia.

Nah begitulah tips dari GoGo untuk tahu siapa target pasar bisnis kita. Sangat penting bukan? Dengan begitu aktivitas promosi bisnismu di media sosial tentunya akan lebih tertuju dan menargetkan mereka yang cocok serta membutuhkan produk atau jasa di bisnis kamu. So, sudah tahu siapa target pasarmu? Jangan lupa pilih media sosial yang tepat ya. 

Bicara tentang media sosial. Jika target pasarmu sudah terencana, selanjutnya adalah bagaimana mengisi konten di media sosialmu semenarik mungkin. Agar audience mu semakin banyak dan menghasilkan cuan tentunya. Lalu bagaimana ya mengisi konten media sosial yang menarik minat audience?

Di GoSocial kamu bisa banget memanfaatkan pelayanan Social Media Engagement dan Social Media Management untuk membuat konten kreatif lengkap dengan foto produk juga, loh. Nggak perlu bingung memikirkan desain dan visualnya, karena semua bisa ditangani tim GoSocial.

Comments to: Tentukan Dulu Target Pasar, Baru Pilih Media Sosial

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Artikel terbaru lainnya

Artikel terkait

Trending

Daftar Isi1 Yuk, Melihat Fakta Peningkatan UMKM Go Digital !2 Apakah Peningkatan Ini Tergolong Besar ?3 Lalu, Apa Faktor UMKM Lamban Go Digital ?3.1 Sumber Daya Manusia UMKM3.2 Modal UMKM3.3 Menejemen Waktu UMKM3.4 Minimnya Sumber Daya Penunjang Halo SocioZen ! Satu tahun lebih berlalu, pandemi covid-19  memberikan banyak cerita baru dalam berbagai sektor kehidupan. Salah […]

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.