fbpx

Blog | GoSocial

Berjualan tidaklah lengkap dengan foto produk. Foto produk adalah senjata penting untuk menarik customer atau pelanggan. Selain itu foto produk adalah bukti bahwa jualanmu ada. Lanjut lagi, mereka akan tertarik pada produkmu atau nggak dari bagaimana visualisasi foto produkmu. Emm, memang iya?

Faktor digital punya pengaruh besar dalam hal ini. Betapa tidak, adanya media sosial, ecommerce, semakin membuat toko online berjaya dan menjadi pilihan praktis untuk berbelanja. Well, semuanya jadi serba online.

Tahukah kamu 650% postingan yang dilengkapi dengan gambar, memiliki tingkat engagement yang lebih tinggi daripada cuma postingan yang berupa tulisan. Selain itu, data menyebutkan bahwa setelah tiga hari, seseorang akan mengingat postingan hanya 10% dari informasinya, tetapi jika dilengkapi dengan image, audience akan mengingat hingga 65%. Wah, jadi bagaimana ya tips foto produk biar dilirik customer? Yuk, simak tips dari GoGo untuk foto produk berkualitasmu.

1. Pilih Kamera yang Memadai

Sumber: Pixabay.com

Namanya juga foto produk, pastinya kegiatan ini akan dipenuhi dengan jepret produk. Kamu bisa memulainya dengan memilih kamera yang memadai. Memadai di sini adalah pastikan kameramu tidak membuat fotomu blur dan pecah. Oleh karena itu pemilihan kamera menjadi hal yang penting ya SocioZen.

Jika kamu menggunakan smartphone,  pilihlah smartphone dengan resolusi kamera yang tinggi. Namun satu hal, hindari penggunaan fitur zoom jika gambar berada di jarak jauh, karena fotomu akan rentan pecah jika menggunakan smartphone. Meskipun smartphone sudah canggih, tapi GoGo masih merekomendasikan kamera DSLR untuk penunjang foto produkmu. Karena tidak dipungkiri, jika menggunakan DSLR kamu pun bisa mengatur sedemikian rupa terkait fokus, kecerahan, ketajaman foto, dan lainnya.

Gunakan pengaturan RAW untuk mempermudah penyuntingan, serta kamu pun bisa menggunakan mode manual yang bisa mengatur hasil akhir yang lebih baik.

2. Sumber Cahaya yang Terang

Sumber: Pixabay.com

Pencahayaan tidak kalah penting untuk mendukung hasil yang jelas pada foto produkmu. Lampu duduk yang diposisikan di kanan atau kiri produk, bisa menjadi solusi jika pencahayaan dirasa kurang. Kamu juga bisa memanfaatkan cahaya matahari jika menggunakan smartphone. Hal yang perlu dihindari adalah lampu flash pada smartphone yang bisa merusak tangkapan kamera dan menjadi tidak natural.

3. Gunakan Tripod untuk Memudahkan

Sumber:  Pixabay.com

Tripod adalah hal selanjutnya agar fotomu berkualitas. Kamera yang diposisikan di tripod akan lebih memudahkan untuk pengambilan gambar agar tidak goyang, dibandingkan hanya dengan tangan. Tripod juga memudahkan lensa kamera agar fokus pada posisi foto produk.

4.  Warna Foto Sesuai Produk

Sumber: @gosocial.foto

Selain mengutamakan kualitas foto. Foto produk juga harus memperhatikan hasilnya, terutama di bagian warna. Apakah warna sudah sesuai atau semirip mungkin dengan warna asli produk. Poin ini perlu dijaga agar menumbuhkan kepercayaan customer terhadap originalitas produk dalam fotomu. Jadi, usahakan hasil warna foto tidak berbeda jauh dengan produk asli.

5. Tema Foto

Sumber: @gosocial.foto

Tentukan tema di setiap foto produkmu agar kamu tak kekurangan ide. Tema berhubungan dengan konsep foto yang akan kamu tampilkan. Dari tema ini kamu pun bisa lebih banyak mengoleksi foto dari produkmu. Rancangkan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat foto produk jadi lebih hidup dan menarik pandangan mata.

6. Sudut Pengambilan Gambar yang Beragam

Sumber:  @gosocial.foto

Produk mempunyai beragam jenis bentuknya, agar menarik audience kamu bisa mengoleksi foto produkmu dengan berbagai macam angle atau sudut pengambilan gambar. Mulai dari foto secara keseluruhan dari depan, samping kanan dan kiri, hingga foto detail produk. Sudut pengambilan gambar dari atas pun bisa kamu gunakan, loh. Seperti poin sebelumnya, sesuaikan sudut pengambilan gambarmu dengan tema yang sudah kamu rancang.

7. Latar Belakang yang Sesuai

Sumber: @gosocial.foto

Background atau latar belakang ini juga sangat berpengaruh agar foto produkmu semakin estetik. Jangan sampai audience justru lebih fokus pada latar belakang yang menonjol ya. Kamu bisa menyiasati hal ini dengan membuat studio minimu sendiri dengan bermodalkan background yang kamu buat. Bisa dari kertas hvs, ataupun juga kain dan semacam alat lainnya yang bisa mendukung.

8. Percantik dengan Properti

Sumber: @gosocial.foto

Properti menjadi cara selanjutnya agar foto produkmu semakin menarik. Kamu bisa menambahkan benda-benda yang berhubungan dengan konsep fotomu. Contohnya saja, ketika memotret produk makanan, kamu bisa menambahkan properti alas kayu, sendok kayu, dan lainnya.

Ada pula foto kaos yang kamu padukan dengan hanger, buku, kaca mata. Bunga pun bisa menjadi alat estetik ketika kamu memotret produk yang berhubungan dengan kebutuhan wanita. Ini adalah ajang kreatifmu untuk menarik banyak pelanggan.

9. Model

Sumber: @gosocial.foto

Promosi melibatkan influencer yang bahkan menjadi ambassador untuk foto produk sudah bukan hal yang asing lagi. Efek dari sebuah produk yang melibatkan model akan menjadi lebih nyata. Nggak heran justru dengan melibatkan model, produk tersebut bisa sangat naik engangementnya karena pengaruh dari model tersebut yang juga sudah punya nama.

Model ini sangat berguna untuk mendemonstrasikan produkmu, tapi sebaiknya produk yang dipakai saja yang memang menampilkan model. Untuk menunjukkan penggambaran yang jelas bagaimana produknya dipakai. Seperti hijab, kaos, jacket, topi, sepatu, dan sebagainya.

Eits, tapi kamu nggak harus juga membayar influencer yang memang harus menyediakan uang lebih, jika memang belum ada dana. Cukup ajak kerja sama teman atau orang terdekatmu yang bisa dijadikan model yang sesuai dengan karakter produkmu. Karakter apa maksudnya ya? Maksudnya apakah produkmu untuk wanita, pria, remaja, ibu-ibu, atau bahkan anak-anak yang mewakili kegunaan produkmu.

10. Edit Foto Biar Maksimal

Sumber: Pixabay.com

Hasil akhir adalah edit foto. Yup, kamu perlu mengedit foto biar sempurna. Pastikan foto produk tetap natural walaupun diedit. Jangan lupa juga tambahkan watermark pada fotomu dengan logo ataupun tulisan nama tokomu. Agar fotomu juga tidak digunakan orang lain dengan seenaknya. Jangan lupa untuk compress dan perkecil ukuran foto sebelum diunggah.

Beberapa aplikasi edit foto yang bisa kamu gunakan contohnya: Photoshop, Pixlr, Lightroom, Snapseed, Pic Collage, VSCO, Fotor, Photofy, Canva, PicsArt.

Jadi poin mana yang sudah kamu terapkan dari tips foto produk di atas? Yuk coba praktikkan untuk foto produk berkualitasmu.

GoSocial pun punya pelayanan yang menjawab masalahmu di dalam foto produk lengkap juga dengan desainnya loh. Kamu bisa mengunjungi instagram GoSocial di @gosocial.studio @gosocial.foto atau juga @gosocial.design sebagai bahan referensimu, dan pastinya GoSocial sangat terbuka jika kamu pun ingin bekerja sama.

Comments to: Tips Foto Produk Berkualitas Biar Dilirik Customer

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Artikel terbaru lainnya

Artikel terkait

Trending

Daftar Isi1 Yuk, Melihat Fakta Peningkatan UMKM Go Digital !2 Apakah Peningkatan Ini Tergolong Besar ?3 Lalu, Apa Faktor UMKM Lamban Go Digital ?3.1 Sumber Daya Manusia UMKM3.2 Modal UMKM3.3 Menejemen Waktu UMKM3.4 Minimnya Sumber Daya Penunjang Halo SocioZen ! Satu tahun lebih berlalu, pandemi covid-19  memberikan banyak cerita baru dalam berbagai sektor kehidupan. Salah […]

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.