Blog | GoSocial

Kuliner atau makanan, siapa sih yang nggak doyan makan? Apalagi bagi kita yang hidup di Indonesia dengan ribuan jenis kulinernya, mulai appetizer (makanan pembuka), main course (hidangan utama), hingga dessert (makanan penutup), ada juga istilah lain yang Indonesia banget adalah jajanan. Ditambah lagi minuman yang sekarang sangat banyak jenisnya.

Tidak heran dengan penduduk yang banyak, bisnis kuliner menjadi jenis bisnis yang banyak dilakukan. Begitu banyak pilihan kuliner untuk memenuhi nafsu makan mulai dari yang harga murah hingga mahal. Bukankah ini sebuah peluang bisnis? Tapi bagaimana ya caranya memulai bisnis kuliner untuk pemula?

Berikut adalah tips jitu memulai bisnis kuliner untuk pemula. Kamu tertarik untuk mencoba bisnis kuliner? Yuk simak tipsnya.

Tentukan Produk Apa yang Akan Dijual

Sumber: Unsplash.com

Hal pertama yang dilakukan adalah tentukan dulu produk apa yang akan dijual. Kuliner jenis apa yang akan kamu buat? Bisa saja ide tersebut pun datang dari makanan kesukaan. Mungkin juga kamu ahli membuat jenis kuliner tertentu, dengan resep yang kamu buat sendiri.

Apapun idemu, jangan hanya berhenti sampai dengan ide saja. Selanjutnya kamu perlu mencari keunikan produk atau bisa disebut USP (Unique Selling Points). Keunikan produk, hal inilah yang menjadi poin plus bagaimana bisnis kuliner kita dilirik dan diminati oleh pelanggan. Dengan banyaknya kompetitor, kamu bisa bersaing dengan keunikan produkmu sendiri.

Survei Pasar

Sumber: Unsplash.com

Ketika kamu sudah tahu apa produk yang akan dijual. Sebelum memulai, alangkah baiknya untuk melakukan survei pasar. Kamu akan mengatahui bagaimana kondisi pasar dari produk yang akan kamu jual. Bagaimana persaingan dan potensi bisnis kuliner tersebut. Serta daya beli masyarakat terhadap makanan yang kamu pilih.

Tentukan Target Pasar

Sumber: Unsplash.com

Bisnis kuliner memang tidak ada batasan siapa yang membelinya. Namun dari produk yang sudah dipilih, pastinya akan ada pelanggan yang lebih dominan membeli produkmu. Contohnya bisnis thai tea yang lebih banyak disukai oleh kaum muda. Hal ini pun akan berpengaruh pada cara promosimu. Kamu perlu tahu siapa target pasarmu. Siapa saja yang perlu kamu jangkau dan bagaimana pemasarannya. 

Tentukan Harga yang Tepat

Sumber: Unsplash.com

Ada bisnis pastinya ada jual beli. Menentukan harga yang tepat tak kalah penting agar usahamu bisa diterima pasar. Bagaimana menentukan harga bisnis kuliner? Kamu perlu melakukan riset harga pasar. Bagaimana harga di pasaran dari produkmu, dengan begitu kamu bisa memperkirakan harga yang tidak terlalu murah maupun mahal. Perhatikan pula berapa modal yang dikeluarkan dan berapa persen untung yang akan diambil.

Desain Produk

Sumber: Unsplash.com

Dalam berbisnis jenis apapun, kualitas produk adalah hal yang utama. Apalagi untuk bisnis kuliner yang akan mengutamakan hasil produk dan langsung dirasakan oleh pelanggan.

Desain produk dalam bisnis kuliner berhubungan dengan aspek pemilihan bahan baku, harga pokok penjualan, rasa, hingga pemilihan kemasan, dan masih banyak lagi hal yang berhubungan dengan hasil produk yang kamu jual. Kamu perlu memposisikan sebagai pelanggan, apakah kualitas produkmu layak untuk dijual dan disajikan ke konsumen.

Desain Kemasan

Setelah tahu bagaimana desain produkmu, desain kemasan adalah hal yang tak kalah penting. Melalui desain kemasan, branding dari produkmu akan tercipta. Pelanggan pun akan lebih tertarik dengan kemasan yang menarik, unik, namun juga pastikan aman untuk dipakai produkmu.

Bila perlu, kamu bisa memanfaatkan jasa desain untuk mendesainkan kemasanmu. Inilah nilai jual dalam soft selling yang memikat bersama kemasan yang ngena di pelanggan.

Baca juga: Tips Membuat Kemasan Produk yang Dilirik Pelanggan.

Tentukan Lokasi yang Strategis

Sumber: Unsplash.com

Selanjutnya yang perlu kamu perhatikan dalam bisnis kuliner adalah lokasi berjualan. Lokasi ini sangat penting untuk keberlangsungan bisnismu. Jangan sampai bisnis kita sepi pelanggan, hanya karena salah pilih lokasi. Pilihlah tempat yang gampang terlihat. Bisnis kuliner akan semakin mudah berpromosi jika mudah ditemukan banyak orang. Apalagi jika dekat dengan jalan raya. Bisnis kulinermu akan dikenal lebih cepat.

Miliki Menu Andalan

Sumber: Unsplash.com

Memiliki menu andalan menjadi salah satu cara agar bisnismu berbeda dan menarik. Juga bisa bersaing dengan kompetitor. Lakukan survei pula tentang menu yang sudah beredar di pasaran dari jenis kulinermu. Kamu bisa menjual menu yang belum ada, ataupun membuat varian menu yang berbeda namun tetap disesuaikan dengan ciri khas dan target pasar dalam bisnis kulinermu. 

Promosi di Media Sosial

Sumber: Unsplash.com

Promosi di media sosial menjadi hal ampuh yang tak boleh kamu tinggalkan. Apalagi bagi kamu yang ingin berjualan online di rumah saja. Kamu bisa memposting berbagai informasi dari bisnis kulinermu dan membranding bisnismu melalui tampilan-tampilan menarik di media sosial. Inilah yang disebut social media marketing, di mana media sosial kita akan manfaatkan sebagai alat promosi.

Nah begitulah tips memulai bisnis kuliner untuk pemula. Ketika kamu sudah mempunyai ide, tidak ada salahnya untuk mencoba peluang tersebut. Karena kita tidak pernah tahu apakah bisnis tersebut berhasil atau tidak, jika belum dicoba.

Baca juga: 8 Tips Digital Marketing Untuk Bisnis Kuliner

 

Comments to: Tips Jitu Memulai Bisnis Kuliner untuk Pemula

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Artikel terbaru lainnya

Artikel terkait

Trending

Daftar Isi1 Yuk, Melihat Fakta Peningkatan UMKM Go Digital !2 Apakah Peningkatan Ini Tergolong Besar ?3 Lalu, Apa Faktor UMKM Lamban Go Digital ?3.1 Sumber Daya Manusia UMKM3.2 Modal UMKM3.3 Menejemen Waktu UMKM3.4 Minimnya Sumber Daya Penunjang Halo SocioZen ! Satu tahun lebih berlalu, pandemi covid-19  memberikan banyak cerita baru dalam berbagai sektor kehidupan. Salah […]

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.