Blog | GoSocial

Menjual sebuah produk tidak akan jauh membahas tentang customer. Customer lah yang akan menjadi pembeli dan bahkan bisa menjadi langganan.

Seiring perkembangan teknologi, melayani customer pun tidak hanya bertatap muka. Melayani dan berbicara dengan customer secara online sudah menjadi hal yang tak sing lagi. Apalagi jika bisnis yang dijalankan adalah bisnis online.

Mulai dari membalas DM Instagram, chat Whatsapp, chat di e-commerce, dan lain sebagainya bisa banget kita manfaatkan untuk PDKT dengan customer. Berikut ini adalah tips PDKT sama customer dari Gogo, yuk simak caranya.

Pengenalan

Mengawali PDKT dengan customer, awalilah dengan pengenalan dan first impression yang baik. Ibarat bertemu seseorang, sapalah customer dengan berbagai ucapan salam. Misalnya, selamat pagi, selamat siang, selamat sore, dan lainnya. Tentunya gunakanlah bahasa yang sopan. 

Adaptasi

Ketika sudah mengenal siapa customer kita, belajarlah untuk beradaptasi mengenal karakter customer. Bagaimana jenis kelamin dan juga usia. Lalu kita adaptasikan dengan bahasa yang kita gunakan.

Jika customer tersebut ibu-ibu, jangan panggil dengan sebutan “Bu”. Panggillah mereka dengan sebutan “Kak”, “Sist” dan lainnya.

Lain lagi jika customer tersebut adalah anak muda, gunakanlah sapaan seperti “Bro”, “Kak”.

Inti dari adaptasi ini adalah sesuaikan gaya bahasa kita dengan tipikal customer dan buatlah percakapan yang asik dan nyaman.

Beritahukan Fakta Produkmu

Berbicara dengan customer adalah kesempatan yang tak boleh diabaikan. Ceritakan juga bagaimana kelebihan produkmu sesuai dengan fakta yang ada. Ini adalah kesempatan untuk menciptakan kesan positif untuk produkmu sendiri.

Bangun Komunikasi yang Personal

Bangunlah komunikasi dengan customer tidak hanya sebatas antara pembeli dan penjual saja. Agar hubunganmu kuat, cobalah pula mendekatinya secara perlahan. Tanyakan apa kebutuhan para customermu, meminta masukan, menghafalkan namanya, hingga bisa bertemu langsung.

Berbicara seperti teman lama juga dapat menjadi cara untuk mempunyai hubungan jangka panjang dengan konsumen. Dalam hal ini bukan berarti kita menjadi sok akrab, tetapi komunikasi yang kita bangun lebih bersahabat.

Gunakan Strategi Yes Set

Yes Set adalah sebuah pertanyaan dengan jawaban ya dari customer dan berulang selama tiga kali. Pertanyaan ini adalah untuk meyakinkan konsumenmu. Contohnya:

Pertanyaan pertama, “Apakah Kakak mengalami problem pada wajah dan ingin mendapat solusinya bukan?”

Pertanyaan kedua, “Produk kami udah dapat izin dari BPOM dan banyak artis yang sudah mereview. Jadi Kakak juga akan terhindar dari ketergantungan, jadi aman banget kan?”

Pertanyaan ketiga, “Kalau kakak menunda bakalan sayang banget loh, karena produk kami laris banget dan stok udah hampir menipis. Rugi banget kan kalo sampai kehabisan?”

Buat Pertanyaan dengan Jawaban Pasti “Ya”

Sumber: Unsplash.com

Ketika kamu sudah memberikan pertanyaan yes set, yakinkan customer kembali dengan pertanyaan seperti contoh di bawah ini:

“Gimana Kak? Mau ikut pengiriman hari ini atau besok, tapi kalau hari ini akan ada potongan harga loh.”

“Jadinya kakak beli 1 atau 3 kak? Kabar baiknya kalau beli 3 akan dapat bonus cream malam Kak?”

Raih Emosi Customer

Ketika kamu sudah berhasil berkenalan dengan berbagai pertanyaan PDKT mu, saatnya meraih emosi customermu dengan berbagai program promosi yang sudah kamu rencanakan. Metode ini bisa dengan dua cara yaitu Point Plus dan Batasan.

Point Plus bisa berupa discount, promo, gratis ongkir, bonus, dan lain-lain. Sedangkan Batasan seperti, “promo dan gratis ongkir hanya sampai nanti malam.”

Begitulah tips PDKT sama customer biar cepat closing dari Gogo. PDKT adalah jalan yang membuat hubunganmu dengan konsumen tak hanya berhenti di satu transaksi saja, diharapkan kamu bisa terus bertemu pelangganmu yang setia. Kamu sudah menerapkan yang mana? 

Comments to: Tips PDKT Sama Customer Biar Closing

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Artikel terbaru lainnya

Artikel terkait

Trending

Daftar Isi1 Yuk, Melihat Fakta Peningkatan UMKM Go Digital !2 Apakah Peningkatan Ini Tergolong Besar ?3 Lalu, Apa Faktor UMKM Lamban Go Digital ?3.1 Sumber Daya Manusia UMKM3.2 Modal UMKM3.3 Menejemen Waktu UMKM3.4 Minimnya Sumber Daya Penunjang Halo SocioZen ! Satu tahun lebih berlalu, pandemi covid-19  memberikan banyak cerita baru dalam berbagai sektor kehidupan. Salah […]

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.