Mengapa Riset Keyword Penting Untuk Content Marketing ?

Image Description

Putri Sunarno

1 month ago Marketing
Share:
Image Description

Hai SocioZen !

Buat kamu para content marketing bisnis, pasti sudah nggak asing lagi dengan istilah riset keyword ?
 

Riset keyword menjadi salah satu proses dalam menentukan keyword-keyword yang tepat dan lagi trend untuk dijadikan topik utama sebuah konten. Proses riset ini diperlukan untuk membuat berbagai konten bisnis, baik konten website maupun konten media sosial. 

Namun seringkali banyak pebisnis, terutama pebisnis pemula yang belum memahami pentingnya riset keyword dalam membuat konten bisnis. Hal ini yang membuat konten bisnis tidak berkembang secara maksimal. 
 

Apa Sih Pentingnya Riset Keyword ?

Riset keyword menjadi penting bagi para pebisnis, karena content marketing menjadi salah satu media pemasaran yang ampuh untuk menarik audiens. Jika konten yang kamu buat tidak banyak dicari atau diminati oleh audiens, maka kemungkinan besar media sosial & website bisnismu tidak potensial dilirik oleh audiens baru.  

Melalui riset keyword, kamu bisa membuat konten-konten yang sedang diminati oleh audiens. Sehingga bisa menunjang traffic website dan insight konten di media sosial bisnismu. Dari riset ini, kamu juga bisa mendapatkan ide-ide konten yang fresh  dan bisa potensial dalam menarik audiens.

Selain itu, dengan melalui riset keyword kamu juga bisa mengetahui tingkat persaingan konten bisnis sehingga tidak kalah bersaing dengan konten kompetitor. Karena seringkali pebisnis yang tidak tau asalan membuat konten, yang berdampak pada tidak menariknya konten tersebut bagi audiens jika dibandingkan dengan konten kompetitor. 

Oleh karena itu, kamu perlu untuk melakukan riset keyword dalam membuat konten bisnis agar bisa menghasilkan output content marketing yang maksimal bagi media pemasaran. Dengan ini, kamu bisa secara cepat mengoptimalkan media pemasaran sehingga penjualan produk bisnismu juga semakin meningkat. 


Bagaimana Melakukan Riset Keyword ?

Riset keyword bisa kamu lakukan dengan memperhatikan komponen utama, yaitu :

  1. Search Volume
    Menjadi suatu gambaran dalam melihat jumlah pencarian keyword tertentu. Biasanya dalam tools keyword akan ditampilan banyaknya orang yang mencari keyword tersebut. Semakin banyak suatu keyword dicari, maka semakin tinggi potensi kontenmu dilirik oleh audiens.
     
  2. Keyword Difficulty
    Tingkat kesulitan pencarian keyword bisa jadi acuan bagi kamu untuk melihat mudah atau tidaknya konten dari suatu keyword berada dalam pencarian teratas. Semakin tinggi angkat keyword difficulty, maka semakin sulit juga kontenmu masuk dalam pencarian teratas. 
     
  3. Keyword Suggestion
    Saran kata kunci yang berhubungan bisa jadi solusi bagi kamu ketika mencari keyword yang memiliki jumlah keyword difficulty tinggi. Keyword suggestion ini ibaratkan barang pengganti yang memiliki rupa sama namun berbeda kualitasnya. 
     
  4. SERP (Search engine result page)
    Berfungsi untuk menampilkan website ataupun konten yang masuk dalam pencarian teratas dari keyword yang kamu cari. Melalui SERP, kamu bisa tahu bagaimana kualitas konten yang berada pada pencarian paling atas. 
     

Tools untuk Mempermudah Kamu Melakukan Riset Keyword 
 

  1. Ubersuggest
    Tools keyword ini sifatnya berbayar dan memberi kesempatan bagi pengguna untuk melakukan uji coba selama 3 kali pencarian keyword. Setelah kamu mencari 3 keyword, maka otomatis pada pencarian keyword ke-4 akan diarahkan untuk membayar. Kelebihannya, tools ini memiliki kelengkapan fitur yang memudahkan kamu untuk memilih keyword yang paling tepat. 
     
  2. Google Trend
    Berbeda dengan ubersuggest yang limit akses tidak berbayarnya, google trend membebaskan kamu untuk melakukan survey keyword sebanyak-banyaknya pencarian. Namun bedanya dengan ubersuggest, google trend hanya memiliki satu fitur untuk mengetahui search volume dalam beberapa tahun belakang.
     
  3. KWFinder
    Sama seperti ubersuggest, KWFinder menjadi tools keyword yang berbayar dengan limit percobaan tanpa bayar hanya 2 kali pencarian. Untuk fiturnya juga sama lengkapnya dengan ubersuggest. Jadi jika kamu mau mendapatkan riset keyword yang maksimal, maka perlu untuk mendaftar akun bisnismu dan berbayar.  
     
  4. SEMrush
    Sama halnya dengan ubersuggest dan KWFinder yang berbayar. Namun bedanya dalam SEMrush, ini limit percobaan lebih banyak dibandingkan kedua tools tersebut. Untuk percobaanya kamu bisa menggunakan 10 kali pencarian dalam 24 jam selama 7 hari. 
     

Nah itulah pentingnya riset keyword dalam membuat konten bisnis & cara melakukan riset keyword. Jika sebelumnya kamu belum menjalankannya, maka mulai sekarang harus mulai memperhatikan ini agar konten mu tidak kalah saing dengan kompetitor.

 

Kamu juga bisa membuat konten yang lagi trend dan melalui riset keyword secara lebih efisien dengan menggunakan jasa layanan dari GoSocial. Tentunya dengan harga yang terjangkau dan kualitas konten yang baik ya!


 

Share:

Related articles